Suatu hari Nabi Muhammad SAW bersama sahabatnya berpergian menuju Khaibar. Tiba-tiba sejumlah orang mengerumuni Nabi. Sebagian bergelendotan, sebagiam malah ada yang mendorong-dorongnya, sehingga nabi Muhammad SAW tersudutkan pada semak-semak. Bahkan ada pula yang akhirnya mengambil paksa selendang (baca:sorban-red) yang disampirkan pada pundak Rosulullah. Apa pasal? Apakah mereka meman berkehendak memusuhi nabi? Ternyata tidak, mereka hanya mendesak agar Rosulullah memberikan apa saja yang dimilikinya.
Menyikapi para peminta yang memaksa ini Rosulullah sama sekali tidak emosi. Nabi Muhammad SAW hanya berkata, "Kembalikan sorbanku. Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, seandainya aku punya unta sejumlah sama dengan semak belukar, niscaya akan aku bagikan semua kepada kalian, agar kalian jangan sampe membuatku bakhil, pendusta ato pengecut".
Pada hari lain
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional
dan Berwawasan Kebangsaan
-
BOGOR — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Retret PWI Tahun 2026
sebagai
The post Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pe...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar