Suatu hari Nabi Muhammad SAW bersama sahabatnya berpergian menuju Khaibar. Tiba-tiba sejumlah orang mengerumuni Nabi. Sebagian bergelendotan, sebagiam malah ada yang mendorong-dorongnya, sehingga nabi Muhammad SAW tersudutkan pada semak-semak. Bahkan ada pula yang akhirnya mengambil paksa selendang (baca:sorban-red) yang disampirkan pada pundak Rosulullah. Apa pasal? Apakah mereka meman berkehendak memusuhi nabi? Ternyata tidak, mereka hanya mendesak agar Rosulullah memberikan apa saja yang dimilikinya.
Menyikapi para peminta yang memaksa ini Rosulullah sama sekali tidak emosi. Nabi Muhammad SAW hanya berkata, "Kembalikan sorbanku. Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, seandainya aku punya unta sejumlah sama dengan semak belukar, niscaya akan aku bagikan semua kepada kalian, agar kalian jangan sampe membuatku bakhil, pendusta ato pengecut".
Pada hari lain
Bupati Armia Pahmi Apresiasi Kinerja Pengelolaan Kebun Sawit Aset Daerah,
Setor PAD Rp500 Juta
-
ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi,
The post Bupati Armia Pahmi Apresiasi Kinerja Pengelolaan Kebun Sawit Aset
Daerah, ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar